BATANG – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui program multidisiplin dan sosial kemasyarakatan turut mendorong penguatan potensi serta pemberdayaan masyarakat Desa Penangkan, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan data untuk digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), edukasi pengelolaan sampah berbasis data, serta pengembangan media pembelajaran bagi anak usia dini.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tema Program Multidisiplin 1, yaitu “BERDAYA (Bersama Membangun Desa Berbasis Data, Edukasi, dan Karya Nyata)”. Sebagai mahasiswa Statistika, salah satu kontribusi yang dilakukan adalah pendataan digital UMKM sektor kuliner di Desa Penangkan. Kegiatan yang berlangsung pada 19-24 Juli 2026 ini dilakukan melalui survei lapangan secara langsung kepada para pelaku UMKM guna menghimpun data profil dan titik lokasi usaha.
Data yang terkumpul kemudian diolah Google Sheets dan diintegrasikan ke dalam dashboard interaktif berbasis Shinyapps.io. Selain itu, dibuat pula kode QR yang menghubungkan pengguna secara langsung dengan dashboard digital dan disematkan pada peta fasilitas umum dan UMKM untuk mempermudah akses warga maupun pengunjung. Langkah ini diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi UMKM kuliner Desa Penangkan secara lebih terstruktur, informatif, dan mudah diakses.
Selain penguatan sektor ekonomi desa, mahasiswa Statistika juga berkontribusi dalam Program Multidisiplin 2, bertajuk “ECO-PENANGKAN (Edukasi, Contextual-learning, dan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Desa Penangkan)” melalui penyusunan infografis berbasis data dari sumber-sumber kredibel mengenai urgensi pengelolaan sampah di Kecamatan Wonotunggal yang disosialisasikan pada 31 juli 2026. Media edukasi ini kemudian ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat seperti pos kamling dan Balai Desa Penangkan.
Kontribusi mahasiswa Statistika juga diwujudkan dalam Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok (Saintek) “Peningkatan Literasi Anak PAUD melalui Gerakan Membaca Anak Usia Dini (GEMA)” di KB Mekar Setiabudi yang dilaksanakan pada 29 Juli 2026. Dalam program ini, mahasiswa mendesain media edukasi untuk membantu anak-anak mengenal angka 1–10. Media tersebut memadukan unsur visual dan audio untuk mendukung kemampuan berhitung, mengenali pola, memahami urutan, dan memperkaya kosakata anak usia dini.
Rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan literasi dan pembelajaran anak usia dini; SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui digitalisasi dan pengenalan potensi UMKM; serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui edukasi pengelolaan sampah.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, ilmu Statistika diterapkan tidak hanya dalam pengolahan data, tetapi juga menjadi dasar pengembangan teknologi informasi, media edukasi, dan sarana pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan berupa dashboard UMKM, infografis pengelolaan sampah, dan media pembelajaran diharapkan dapat terus dimanfaatkan masyarakat Desa Penangkan setelah kegiatan KKN berakhir.
Penulis/Reporter: Sesilia Susan Marsela
Fotografer: Bernadine Niticetta Dianti Pandyareswari, Annisa Nur Rahmah Awalia

