Wonogiri — Di tengah upaya memperkuat identitas ekonomi kreatif Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari kerajinan batik hingga kuliner khas desa kini memiliki wajah baru di dunia digital berkat program Penyusunan Basis Data dan Klasifikasi UMKM Desa Banyakprodo yang dijalankan oleh Tsuraya Safa Zerlina, mahasiswa Program Studi Statistika Universitas Diponegoro (Undip), sebagai bagian dari program kerja multidisiplin Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Undip Tahun Akademik 2025/2026 bertema “Mewujudkan UMKM Banyakprodo 3B: Bertumbuh, Berkembang, Berdaya Saing”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 21–29 Juli 2026 ini diawali dengan pengolahan dan verifikasi data hasil pendataan UMKM Desa Banyakprodo, di antaranya Indriyani Batik, Nurma Batik, Bakso Mas Ilun, Tiwul Mbah Uti, Attaya Hijab Store, Snack Ibu Suparni, dan Berkah Lele. Data yang terkumpul kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis usaha dan lokasi dusun, mencakup sektor kerajinan batik, kuliner, fashion, hingga perikanan, sebelum disusun ke dalam format yang siap diintegrasikan ke website profil desa.
Proses pendataan tidak lepas dari tantangan. Sebagian pelaku UMKM diketahui belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan berencana mengurusnya secara mandiri, sehingga kolom legalitas usaha pada basis data untuk sementara dikosongkan hingga dokumen tersebut terbit. Meski demikian, hal ini justru membuka ruang edukasi tersendiri bagi pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha di tengah upaya digitalisasi produk mereka.
Basis data yang telah disusun kini menjadi fondasi dari Website UMKM Desa Banyakprodo, hasil pengembangan mahasiswa KKN dari Program Studi Teknik Elektro, yang telah aktif dan dapat diakses publik melalui tautan: umkm-banyakprodo.vercel.app. Melalui website tersebut, profil, jenis produk, hingga persebaran UMKM di Desa Banyakprodo kini dapat ditelusuri secara digital, membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal, sejalan dengan semangat program 3B: bertumbuh, berkembang, dan berdaya saing.
Program ini menjadi salah satu wujud kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), melalui penguatan basis data sebagai fondasi digitalisasi ekonomi kreatif desa. Ke depan, basis data ini diharapkan terus diperbarui secara berkala oleh operator desa, seiring bertambahnya UMKM baru maupun perubahan profil usaha yang ada.
Penulis: Tsuraya Safa Zerlina
Program Studi: Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
Program: Program Kerja Multidisiplin, KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2025/2026
Lokasi KKN: Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL):
- Yuli Prasetyo Adhi, S.H., M.Kn. (NIP. 198107152006041001)
- apt. Almira Rahmayani, M.Pharm.Sci (NIP. 199601110126042008)
- Wildan Namora Ichsan Setiawan, S.I.Kom., M.Sc. (NPPU. H.7.199601012022101001)

