Dlepih, Wonogiri – Mahasiswa Statistika Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Tim II KKN Reguler UNDIP 2026 menghadirkan dua inovasi berbasis data dan teknologi bagi masyarakat Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, yaitu digitalisasi pendataan Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis Excel dan aplikasi SAHABAT BALITA untuk skrining status gizi balita. Kedua program ini dilaksanakan sebagai wujud penerapan ilmu Statistika secara langsung untuk mendukung pengelolaan data kesehatan masyarakat yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Desa Dlepih.
Pada program pertama, mahasiswa Statistika melaksanakan kegiatan pendataan dan digitalisasi data ILP. Kegiatan diawali dengan pendataan dan pengumpulan informasi ILP yang terdapat di Desa Dlepih. Data yang diperoleh kemudian diperiksa dan disusun secara sistematis berdasarkan variabel serta kebutuhan pendataan, sehingga informasi yang terkumpul lebih terstruktur dan memudahkan proses pencatatan, pembaruan, maupun pencarian data di kemudian hari. Data yang sebelumnya masih dicatat secara manual ditransformasikan ke dalam Microsoft Excel dengan format tabel yang terstruktur, sehingga pengguna dapat melakukan input, pembaruan, dan pemantauan data dengan lebih mudah. Mahasiswa turut memberikan pendampingan kepada pihak terkait mengenai cara penginputan, pembaruan, serta pengelolaan data agar sistem dapat digunakan secara mandiri setelah program KKN selesai.
Program kedua, SAHABAT BALITA, dikembangkan sebagai inovasi berbasis teknologi untuk membantu skrining awal status gizi balita menggunakan metode Z-Score berdasarkan WHO Child Growth Standards. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu pada 3 Agustus 2026 di Dusun Bengle dan 11 Agustus 2026 di Dusun Dlepih, sebagai bagian dari Program Multidisiplin 1 Tim II KKN UNDIP 2026 yang melibatkan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan. Kegiatan diawali dengan pendataan balita dan pengukuran antropometri yang meliputi berat badan, tinggi atau panjang badan, serta data pendukung lainnya. Data hasil pengukuran kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi SAHABAT BALITA untuk diolah dan diskrining status gizinya. Hasil yang ditampilkan aplikasi digunakan sebagai informasi awal yang membantu kader Posyandu maupun orang tua memahami kondisi pertumbuhan balita. Mahasiswa turut mendampingi proses pengukuran, input data, penggunaan aplikasi, serta memberikan penjelasan mengenai hasil skrining kepada warga.
Kedua program tersebut menunjukkan bagaimana ilmu pengelolaan data dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari administrasi layanan kesehatan primer hingga pemantauan tumbuh kembang balita. Digitalisasi data ILP diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi dan mempermudah akses informasi, sementara SAHABAT BALITA diharapkan mendorong pemanfaatan data dan teknologi dalam mendukung kesehatan balita secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi Tim II KKN UNDIP dan masyarakat Desa Dlepih, kedua inovasi ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara mandiri oleh pihak terkait setelah program KKN berakhir.
Penulis: Berliana Tessa Shavira
Program Studi: Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
Program: Program Kerja Multidisiplin, KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2025/2026
Lokasi KKN: Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL):
- Yuli Prasetyo Adhi, S.H., M.Kn. (NIP. 198107152006041001)
- apt. Almira Rahmayani, M.Pharm.Sci (NIP. 199601110126042008)
- Wildan Namora Ichsan Setiawan, S.I.Kom., M.Sc. (NPPU. H.7.199601012022101001)
